Jumat, 06 September 2013

Ayesha Farook Wanita Militer Pertama Pilot Jet Tempur Yang Berjilbab

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggA_sqojo9U6lAVUJV5N4AzyMy8cjGMe0ThGEVbKOWklXcxihoeW_NKIc6d2U88S6WaruI6PrhrJMe8AVW8wKb4_GB1D4BWvjKXr3NMtsA8SnsPxTGJuzIR76OQ3FtXb9fUbPc4pYNZXhC/s1600/ayesa-farouk.jpg

Jilbab, ternyata tidak menjadi penghalang seorang muslimah untuk berkiprah di dunia profesi, termasuk dunia militer yang identik dengan kekerasan dan kekuatan fisik.


Ayesha Farooq (26) contohnya. Pilot ‘Muslimah’ pertama Pakistan ini telah membuktikan bahwa seorang muslimah yang mengenakan jilbab pun dapat berprestasi di dunia militer.

Dengan jilbab hijau zaitun menyembul keluar dari helm, Ayesha Farooq berkedip dan ter senyum ketika ditanya kesiapan menjadi satu-satunya pilot pesawat  tempur perempuan di republik Islam Pakistan. Farooq merupakan salah satu dari 19 perempuan yang telah menjadi pilot di Angkatan Udara Pakistan selama dekade terakhir.
Lihat saja, tanpa canggung sedikit pun Ayesha dengan tangkas nya menaiki jet tempur F-7PG di bandara militer Mushaf, Sargoda, Pakistan Utara. Bahkan aksi nya di udara tidak kalah dengan pilot lainnya.


Foto Ayesha sedang bertugas
Ini jadi satu bukti bahwa keinginan polwan di Indonesia untuk mengenakan jilbab tidak patut untuk dihalang-halangi, apalagi mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
Jadi bukan alasan bahwa seorang ‘muslimah’ berjilbab tidak bisa berkarir di dunia militer dengan dalih apapun. Islamedia

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar